Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

PETAK TERSIER IDEAL

Admin
Artikel
12 April 2023 00:00:00

Image Berita


Petak tersier merupakan basis suatu jaringan irigasi. Perencanaan dan pelaksanaan petak tersier dilaksanakan oleh para Petani Pemakai Air (P3A) dengan bantuan teknis dari pemerintah melalui pemerintah Kabupaten. Operasi dan pemeliharaannya menjadi tanggung jawab para petani yang diorganisasi dalam Petani Pemakai Air atau P3A. Organisasi ini mempunyai otonomi penuh.

Karena P3A bertanggung jawab atas pengelolaan petak tersier, maka jelas bahwa usaha-usaha pengembangan petak tersier hendaknya datang dari inisiatip petani.
Keikutsertaan petani dibutuhkan dalam tahap perencanaan dan pelaksanaan.
Pembiayaan pengembangan tersier menjadi tanggung jawab petani, kecuali sadap tersier, saluran sepanjang 50 m dari bangunan sadap, box tersier dan kuarter, bangunan lainnya. Dalam hal petani tidak mampu, pemerintah dapat memberi
bantuan.

Petak tersier yang akan dikembangkan sering terletak di jaringan irigasi yang sudah ada. Kaitan dan dampak pengembangan petak-petak tersebut terhadap jaringan
utama juga harus dipertimbangkan selama perencanaan teknis jaringan utama dan tersier.

Petak tersier bisa dikatakan ideal jika masing-masing pemilikan sawah memiliki pengambilan sendiri dan dapat membuang kelebihan air langsung ke jaringan pembuang. Juga para petani dapat mengangkut hasil pertanian dan peralatan mesin atau ternak mereka ke dan dan sawah melalui jalan petani yang ada. Untuk mecapai pola pemilikan sawah yang ideal di dalam petak tersier, para petani harus diyakinkan agar membentuk kembali petak-petak sawah mereka dengan cara saling menukar bagian-bagian tertentu dan sawah mereka atau dengan cara-cara lain menurut ketentuan hukum yang berlaku (misalnya konsolidasi tanah pertanian). Juga, besarnya masing-masing petak yang ada tidak memungkinkan dilaksanakannya suatu proyek yang banyak memerlukan pembebasan tanah untuk membangun jalan petáni dan sebagainya. Para petani akan menganggap
hal ini sebagai pemborosan tanah.

(Gambar 1 : petak tersier yang ideal)

(Gambar 2 : jalur-jalur irigasi)

Kebalikan dari hal di atas adalah, mempertahankan situasi yang ada di mana pengaturan air sangat sulit dan menyebabkan inefisiensi yang tinggi. Dalam hal ini,
perencanaan yang paling cocok adalah memperbaiki situasi yang ada tersebut, kemudian diusahakan sedapat mungkin untuk mencapai karakteristik yang ideal, misalnya:

  • 6 - 8 dan pemilikan sawah yang ada diorganisasi (atau reorganisasi) menjadi jalur-jalur/strip (lihat gambar 2)
  • air diberikan dari saluran kuarter dan kelebihan air dibuang melalui pembuang kuarter
  • jalan petani dibangun di sepanjang saluran kuarter
  • pembagian air proporsional dengan boks bagi yang dilengkapi dengan pintu guna memungkinkan pembagiañ air secara berselang-seling ke petak-petak kuarter.

w-sda (source: KP-05 Petak Tersier)

Source: SDA DPUPKP

WhatsApp Chat