Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kulon Progo pada hari Kamis, tanggal 5 Maret 2026 pukul 11.00 WIB – selesai mengikuti acara Kunjungan Dalam Daerah Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY) ke Terbah RT.01 RW.03 Kelurahan Wates, Wates, Kulon Progo. Adapun agenda Kunjungan Dalam Daerah Komisi C DPRD DIY tersebut terkait dengan aduan dari Kelurahan Wates, Wates, Kulon Progo tentang Permasalahan Banjir dan Saluran Drainase di Wilayah Terbah. Hadir dalam Kunjungan Kerja Dalam Daerah tersebut diantaranya Wakil Bupati Kulon Progo, Koordinator Komisi C DPRD DIY, Pimpinan dan Anggota Komisi C DPRD DIY, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) DIY, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase (SDAD) Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM ) DIY, Dinas PUPKP Kulon Progo, Bagian Administrasi Pembangunan Sekda Kulon Progo, dan beberapa OPD dari Kabupaten Kulon Progo.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan penyusuran langsung ke titik-titik saluran drainase yang menjadi akar permasalahan. Keterlibatan berbagai instansi teknis seperti BBWSO, BPBD, dan Dinas PUP-ESDM DIY bertujuan untuk memetakan kewenangan dan mencari solusi terpadu—baik dari sisi penanganan darurat bencana maupun perbaikan infrastruktur sumber daya air jangka panjang. Berdasarkan tinjauan di lapangan, dilakukan dialog interaktif untuk merumuskan rencana tindak lanjut. Evaluasi awal menunjukkan perlunya langkah-langkah strategis seperti normalisasi saluran, pembersihan sedimentasi, hingga potensi redesain atau pelebaran sistem drainase eksisting agar aliran air dapat terintegrasi dengan baik menuju saluran pembuang utama atau sungai. Kehadiran Komisi C DPRD DIY bersama jajaran eksekutif ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan masalah banjir di Terbah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan usulan perbaikan drainase dapat segera dikaji secara teknis oleh dinas terkait dan didorong untuk masuk dalam skala prioritas penganggaran pada tahun anggaran mendatang, sehingga warga Kelurahan Wates dapat terbebas dari ancaman genangan air.