Webinar Online "Revitalisasi Sungai sebagai Moda Transportasi di Indonesia"

Pada hari Rabu tanggal 8 September 2022 telah diselenggarakan Webinar Online dengan judul Revitalisasi Sungai sebagai Moda Transportasi di Indonesia yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada. Webinar ini merupakan media diskusi berbagai stakeholder untuk menghasilkan masukan serta mendorong penggunaan sungai sebagai salah satu moda transportasi di Indonesia.

Topik revitalisasi sungai sebagai moda transportasi di Indonesia memiliki latar belakang bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki lebih dari 5900 Daerah Aliran Sungai dengan sungai besar yang dapat dilayari lebih dari 500 sungai, adapun sekitar 200 sungai telah dimanfaatkan sebagai prasarana transportasi sejak lampau. Akan tetapi, saat ini angkutan sungai mulai pudar seiring berkembangnya moda transportasi darat, kereta api dan udara.

Gambar 1. Potensi Sungai untuk Transportasi di Indonesia

Selain berkembangnya moda transportasi lain, angkutan sungai memiliki beberapa permasalahan diantaranya:

  1. Pendangkalan alur sungai terutama pada alus sungai yang berada di sekitar kota besar yang dekat dengan muara sungai seperti Kota Banjarmasin, Kota Pontianak dan Kota Samarinda.
  2. Pembangunan jalan yang sejajar sungai.
  3. Pembangunan jembatan yang kurang memperhatikan ruang bebas sehingga tidak dapat dilewati kapal.
  4. Mahalnya operasi dan pemeliharaan Anjir (penghubung antar sungai).
  5. Fasilitas prasarana sandar dan tambat yang belum memadai.

Pengembangan sungai sebagai moda transportasi memiliki beberapa kekurangan diantaranya ketergantungan keberadaan sungai di lokasi yang dilayani, kondisi hidraulis sungai (banjir, pasang surut, arus) serta morfologi sungai (panjang, lebar, kedalaman, belokan). Meski begitu angkutan sungai memiliki kelebihan diantaranya biaya angkutan dan perawatan prasarana yang murah, dapat mengangkut kapasitas yang besar serta biaya kompensasi atas kerusakan lingkungan yang relatif kecil.

Kesimpulan dari webinar tersebut memberikan pandangan lebih luas bahwa sungai di Indonesia masih dapat dikembangkan untuk bersaing dan terintegrasi dengan moda transportasi lain. Diperlukan sinergi antar stakeholder untuk mendukung revitaliasi sungai dan pembangunan komponen moda transportasi sungai. (f-sda).