PERAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN JALAN

Jalan mempunyai peranan yang penting dalam pengembangan wilayah, yaitu untuk mengurangi disparitas/kesenjangan antar wilayah, pemerataan hasil-hasil pembangunan melalui distribusi barang/jasa, prasarana vital penunjang semua aktivitas masyarakat serta pemantapan pertahanan dan keamanan nasional dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional.

Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan, maka Wewenang penyelenggaraan jalan dilaksanakan oleh Pemerintah, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota). Penyelenggaraan jalan disini meliputi kegiatan pengaturan, pembinaan, pembangunan dan pengawasan jalan, yang dapat dijelaskan sebagai berikut:

a.  Pengaturan

Pengaturan jalan adalah kegiatan perumusan kebijakan perencanaan, penyusunan perencanaan umum, dan penyusunan peraturan perundang-undangan jalan.

b.  Pembinaan

Pembinaan jalan adalah kegiatan penyusunan pedoman dan standar teknis pelayanan, pemberdayaan sumber daya manusia, serta penelitian dan pengembangan jalan.

c.   Pembangunan

Pembangunan jalan adalah kegiatan pemrograman dan penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta pengoperasian dan pemeliharaan jalan.

d.  Pengawasan

Pengawasan jalan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan tertib pengaturan, pembinaan, dan pembangunan jalan.

Peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan jalan di Kabupaten Kulon Progo sangat penting mengingat kondisi jalan yang rusak berat  di Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2019 ini mengalami kenaikan yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kondisi geografis pegunungan yang rawan bencana (mudah longsor), kendaraan angkutan yang over kapasitas dan meningkatnya frekuensi kendaraan besar, curah hujan yang tinggi, dan keterlambatan penanganan karena keterbatasan anggaran.

Anggaran yang dipergunakan untuk penanganan jalan di Kabupaten Kulon Progo  sebesar 6,85% pada tahun 2018  (kurang lebih 115 Miliar) dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran dari APBD Kabupaten Kulon Progo yang dialokasikan untuk pembangunan, peningkatan, dan pemeliharaan jalan kabupaten tersebut jumlahnya relatif kecil dibandingkan dengan kebutuhan. Hal ini belum bisa memenuhi harapan masyarakat umum yang menginginkan jalan-jalan di Kabupaten Kulon Progo dalam kondisi baik dan mulus.

Keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan jalan sangat penting, dimana masyarakat dapat ikut berperan dalam pengaturan, pembinaan, pembangunan dan pengawasan jalan.

-     Peran masyarakat dalam pengaturan antara lain dalam penyusunan kebijakan perencanaan dan perencanaan umum melalui pemberian usulan, saran, masukan, informasi dan sebagainya. Sebagai contoh, masyarakat terlibat dalam pemberian usulan atau masukan dalam penyusunan regulasi yang terkait dengan jalan.

-     Peran masyarakat dalam pembinaan antara lain dalam pelayanan, pemberdayaan, serta penelitian dan pengembangan melalui pemberian usulan, saran, informasi, atau melakukan sendiri. Sebagai contoh, masyarakat ikut serta dalam bentuk penelitian, studi, pembinaan, atau pengembangan hal-hal yang terkait dengan jalan.

-     Peran masyarakat dalam pembangunan antara lain dalam penyusunan program, penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta pengoperasian dan pemeliharaan melalui pemberian usulan, saran, informasi, dana, atau melakukan secara langsung. Sebagai contoh, masyarakat ikut terlibat dalam proses penyusunan anggaran tentang jalan, perencanaan, pelaksanaan konstruksi, pengawasan pekerjaan jalan, atau masyarakat ikut dalam perbaikan dan pembangunan jalan secara langsung.

-     Peran masyarakat dalam pengawasan antara lain dalam pengawasan fungsi dan manfaat jalan, serta pengendalian fungsi dan manfaat jalan melalui pemberian usulan, saran, laporan, atau informasi. Sebagai contoh, masyarakat ikut memberikan saran, informasi, laporan tentang kerusakan jalan, pelaksanaan pekerjaan jalan, atau penggunaan jalan yang tidak sesuai.

Mengingat anggaran Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang sangat terbatas, maka peran masyarakat sebagai pengguna jalan yang paling penting adalah masyarakat dapat bersikap tertib dan teratur dalam menggunakan jalan sehingga dapat menurunkan/meminimalisir kerusakan jalan-jalan di Kabupaten Kulon Progo, seperti tidak menggunakan jalan untuk kegiatan yang tidak sesuai, menggunakan kendaraan yang sesuai dengan kelas jalan, tidak membawa muatan yang melebihi/overtonase terhadap kapasitas jalan, dan sebagainya.