PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS SANITASI BERBASIS MASYARAKAT DI KABUPATEN KULON PROGO

Pada hari Selasa 23 November 2021 dan Rabu 24 November 2021, di Aula Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kulon Progo, dilaksanakan kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Sanitasi Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kulon Progo. Acara ini merupakan kerjasama dengan AKSANSI (Asosiasi KSM Sanitasi Seluruh Indonesia) dan Borda Indonesia. Dengan demikian, narasumber dari acara ini yaitu berasal dari DPUPKP Kabupaten Kulon Progo, AKSANSI, dan Borda Indonesia.

Adapun tujuan dari diselenggarakannya acara ini yaitu untuk mencari bentuk pengembangan berbagai model layanan inovatif untuk pengolahan air limbah skala komunal dengan skema pengelolaan bersama antara KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) /KPP (Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara) sarana sanitasi dalam hal ini IPAL Komunal dengan perangkat pemerintahan dari tingkat kalurahan sampai ke tingkat Pemerintah Kabupaten.Secara rinci  yaitu:

  1. Melakukan identifikasi model layanan yang akan dikembangkan dengan menjajaki bagaimana bentuk pengelolaan bersama dalam praktek sehari-hari serta tata kelola kelembagaan apakah yang diperlukan untuk menjamin keberlanjutan penyediaan layanan tersebut dalam jangka panjang.
  2. Bersama dengan KSM/KPP lain dan AKSANSI daerah menjalin kerjasama dan komunikasi dengan pemerintah provinsi, kota/kabupaten maupun lembaga donor.
  3. Mendapatkan monitoring dan evaluasi secara rutin terhadap operasional fasilitas sanitasi sehingga menjamin keberlanjutan sarana yang dibangun.
  4. Menekankan pentingnya penyedotan sebagai bagian dari pelaksanaan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT).

Kegiatan ini mengundang Dinas Pengampu Sektor Sanitasi sesuai amanat dalam Pokja AMPL di Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, AKSANSI Kabupaten Kulon Progo, Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Kulon Progo, perwakilan dari kapanewon yang memiliki IPAL Komunal di Kabupaten Kulon Progo, perwakilan dari kalurahan yang memiliki IPAL Komunal di Kabupaten Kulon Progo, sanitarian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, sanitarian dari Puskesmas di Kabupaten Kulon Progo serta Kelompok Swadaya Masyarakat/ Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara IPAL Komunal.

Dokumentasi Pembukaan Acara Pelatihan dan Bimbingan Teknis Sanitasi

Pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi dua hari dengan pembagian kapasitas undangan menjadi dua hari untuk menaati protokol kesehatan dan menjaga jarak di masa pandemi. Adapun acara hari pertama, mengundang Dinas Pengampu Sektor Sanitasi sesuai amanat dalam Pokja AMPL, sanitarian di Kabupaten Kulon Progo, Forum Kabupaten Sehat dan Pengurus AKSANSI Kabupaten Kulon Progo. Acara pada hari pertama diisi dengan Sharing Hasil Monitoring dan Tantangan SANIMAS Kabupaten Kulonprogo, Tantangan dalam Keberlanjutan SANIMAS (dalam Aspek Teknis, Aspek Kelembagaan, Aspek Keuangan, dan Aspek Tata Kelola, Diskusi Kelompok: Praktik Pembagian Peran dalam Keberlanjutan SANIMAS Kulon Progo, presentasi hasil diskusi kelompok untuk pilihan spektrum, kemudian ditutup dengan rencana tindak lanjut dan komitmen bersama.

Dokumentasi diskusi kelompok pada saat kegiatan

Kemudian pada hari kedua acara ini mengundang AKSANSI Kabupaten Kulon Progo,  perwakilan dari kapanewon yang memiliki IPAL Komunal di Kabupaten Kulon Progo, perwakilan dari kalurahan yang memiliki IPAL Komunal di Kabupaten Kulon Progo, serta Kelompok Swadaya Masyarakat/ Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara IPAL Komunal. Acara pada hari kedua diisi dengan Sharing Temuan dan Rekomendasi Hasil Monitoring SANIMAS Kabupaten Kulonprogo, Tantangan dalam Keberlanjutan SANIMAS (dalam Aspek Teknis, Aspek Kelembagaan, Aspek Keuangan, dan Aspek Tata Kelola), Diskusi Kelompok: Membangun Sinergi Keberlanjutan SANIMAS dengan berbagai model Tata Kelola SANIMAS, presentasi hasil diskusi kelompok untuk pilihan spektrum dan ditutup dengan rencana tindak lanjut dan komitmen bersama.

Seluruh rangkaian acara ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar.Dengan adanya acara ini, diharapkan agar pihak pihak yang terlibat dalan pemeliharaan sarana sanitasi dapat terus berinovasi dan berupaya dalam peningkatan sanitasi yang layak dan aman di Kabupaten Kulon Progo.