KOORDINASI PENYUSUNAN RENCANA TATA TANAM PERIODE 2019-2020 UNTUK WILAYAH KALIBAWANG I, KALIBAWANG II

Upaya mewujudkan ketahanan pangan dengan cara meningkatkan produksi pertanian dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya air serta pengembangan agrobisnis perlu diatur Tata Tanam Tahunan. Pembagian dan pemberian air irigasi dilakukan dengan mempertimbangkan luas wilayah Daerah Irigasi yang telah mendapat masukan dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A). Berdasarkan pertimbangan tersebut pada hari Senin, 08 April 2019 diadakan rapat koordinasi penyusunan rencana tata tanam untuk wilayah Kalibawang I, Kalibawang II, Penjalin, dan Donomulyo dengan cara pengisian Blangko 01- 0 Unit (Usulan dan Keputusan Luas Tanam Per Daerah Irigasi*1).

Kegiatan ini dihadiri oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS-SO), BMKG, Bidang SDA & Drainase Dinas PUP-ESDM DIY, Bidang SDA DPUP-KP Kabupaten Kulon Progo, Dinas Pertanian Kabupaten Kulon Progo, dan dari Kecamatan Nanggulan. Berdasarkan pertimbangan ketersediaan debit air irigasi dan luas areal, perencanaan tata tanam di Kulon Progo dibagi menjadi 2 golongan yaitu Golongan I dan Golongan II. Musim Tanam (MT) adalah waktu yang dibutuhkan untuk budidaya tanaman padi, palawija, dan hortikultura di lahan sawah mulai dari pengolahan tanah sampai panen. Pada kesempatan ini Dinas Pertanian Kabupaten Kulon Progo juga menambahkan tentang varietas padi yang telah sesuai dengan karakteristik tanah pertanian di wilayah Kulon Progo antara lain : ciherang, IR 64, dan varietas jenis baru yaitu inpari.

 Dengan diadakannya koordinasi ini diharapkan penyusunan Peraturan Bupati Kulon Progo tentang Tata Tanam Tahunan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan dapat mencapai produktivitas yang optimal disertai dengan penggunaan air. (Ririn-SDA)