Program PAMSIMAS oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo

Program PAMSIMAS oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo

 

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) merupakan salah satu program andalan Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.  Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan dan pinggiran kota terhadap fasilitas air minum dan sanitasi dalam rangka pencapaian target Akses Universal Air Minum dan Sanitasi.Berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pelayanan air minum dan sanitasi telah menjadi urusan wajib Pemerintah Daerah. Program Pamsimas berperan mendukung kapasitas Pemerintah Daerah dalam menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan menyediakan dukungan finansial baik untuk investasi fisik dalam bentuk sarana dan prasarana, maupun investasi non fisik dalam bentuk manajemen, dukungan teknis, dan pengembangan kapasitas.

Program Pamsimas pertama kali masuk ke Kabupaten Kulon Progo tahun 2014, kemudian berlanjut hingga tahun 2015, 2017, 2018 dan 2019. Pada tahun 2014 terdapat 5 Desa yang mendapat bantuan Pamsimas yaitu Desa Ngargosari (Kecamatan Samigaluh), Desa Kaliagung (Kecamatan Sentolo),Desa Jatimulyo (Kecamatan Girimulyo),Desa Purwosari (Kecamatan Girimulyo), danDesa Donomulyo (Kecamatan Nanggulan). Pada tahun 2015, terdapat 11 Desa yang mendapat kegiatan Pamsimas, diantaranya yaitu Desa Pagerharjo (Kecamatan Samigaluh), Desa Kebonharjo (Kecamatan Samigaluh), Desa Hargowilis (Kecamatan Kokap), Desa Janten (Kecamatan Temon), Desa Salamrejo (Kecamatan Sentolo), Desa Hargomulyo (Kecamatan Kokap), Desa Kalirejo (Kecamatan Kokap), Desa Kembang (Kecamatan Nanggulan), Desa Banjarharjo (Kecamatan Kalibawang) dan Desa Banjaroya (Kecamatan Kalibawang). Kemudian, pada tahun 2017 terdapat 15 Desa yaitu Desa Pendoworejo (Kecamatan Girimulyo), Desa Banjarsari (Kecamatan Samigaluh), Desa Purwoharjo (Kecamatan Samigauh), Desa Gerbosari (Kecamatan Samigaluh), Desa Sidoharjo (Kecamatan Samigaluh), Desa Tuksono (Kecamatan Sentolo), Desa Banguncipto (Kecamatan Sentolo), Desa Kedungsari (Kecamatan Pengasih) Desa Sidomulyo (Kecamatan Pengasih), Desa Giripurwo (Kecamatan Girimulyo), Desa Garongan (Kecamatan Panjatan), Desa Gotakan (Kecamatan Panjatan), Desa Karangwuluh (Kecamatan Temon), Desa Hargorejo (Kecamatan Kokap) dan Desa Wijimulyo (Kecamatan Nanggulan). Pada tahun 2018 terdapat 11 Desa yang mendapat bantuan Pamsimas yaitu Desa Ngentakrejo (Kecamatan Lendah), Desa Kulur (Kecamatan Temon), Desa Banyuroto (Kecamatan Nanggulan), Desa Sukoreno (Kecamatan Sentolo), Desa Kebonrejo (Kecamatan Temon), Desa Karangwuni (Kecamatan Wates), Desa Sogan (Kecamatan Wates), Desa Kaligintung (Kecamatan Temon), Desa Jangkaran (Kecamatan Temon), Desa Sindutan (Kecamatan Temon), dan Desa Kedundang (Kecamatan Temon). Kemudian pada tahun 2019  ini terdapat 10 Desa yang mendapatkan program kegiatan Pamsimas ini yaitu Desa Bojong (Kecamatan Panjatan), Desa Bugel (Kecamatan Panjatan), Desa Demen (Kecamatan Temon), Desa Hargotirto (Kecamatan Kokap), Desa Jatisarono (Kecamatan Nanggulan), Desa Plumbon (Kecamatan Temon), Desa Karangsari (Kecamatan Pengasih), Desa Tayuban (Kecamatan Panjatan), Desa Giripeni (Kecamatan Wates) dan Desa Margosari (Kecamatan Pengasih).Sampai dengan saat ini di Kabupaten Kulon Progo sudah ada 52desa yang mendapatkan program Pamsimas.

 

 

Melalui program Pamsimas, air bersih yang bisa digunakan untuk air minum sudah bisa mengalir sampai ke rumah-rumah. Program Pamsimas ini juga memberikan dampak pada urusan sanitasi yaitu dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi bagi lingkungan. (Erlina-Cipta Karya)