PELAKSANAAN UJI FUNGSI PROGRAM HIBAH INSENTIF DESA (HID) PAMSIMAS SUKORENO

SUKORENO - Program Pamsimas merupakan salah satu program bersama antara pemerintah pusat, daerah dan masyarakat dengan dukungan Bank Dunia yang bertujuan untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lain yang ditularkan melalui air dan lingkungan. Untuk mencapai tujuan dimaksud Program Pamsimas mempunyai 5 komponen kegiatan, yang salah satunya adalah komponen Hibah Insentif Kabupaten/Kota (HIK) dan Hibah Insentif Desa/Kelurahan (HID).

 

Tujuan pemberian HID adalah untuk memberikan insentif atau penghargaan kepada sejumlah desa sasaran Pamsimas dan juga meningkatkan, memperluas cakupan layanan air minum dan sanitasi desa. Dalam konteks keberlanjutan, HID mendorong desa-desa untuk selalu meningkatkan kinerja layanan air minum dan sanitasinya Sebagai suatu penghargaan maka HID diberikan pada desa-desa yang telah melaksanakan program dengan baik dan melampaui standard kinerja pencapaian target air minum, sanitasi (SBS) dan kesehatan/PHBS, baik desa reguler maupun replikasi

 

Untuk mendorong pencapaian kinerja maka Program Pamsimas memberikan penghargaan kepada desa sasaran (regular dan replikasi), yaitu Hibah Insentif Desa (HID). HID diberikan kepada desa-desa yang memiliki kinerja yang baik. Tujuan pemberian HID adalah meningkatkan dan memperluas cakupan akses aman air minum dan sanitasi desa

 

Berdasarkan Surat Undangan pelaksanaan Uji Fungsi Program PAMSIMAS 2021 di Kabupaten Kulon Progo dari District Coordinator No. 04/DC-KP/VIII/2021 tanggal 02 Agustus 2021 akan dilaksanakan uji fungsi terhadap kegiatan PAMSIMAS di Kulon Progo sebagai pemantauan secara langsung (kunjungan lapangan) berupa kegiatan monitoring dengan melakukan kunjungan langsung secara sampling ke kabupaten dan desa yang bertujuan untuk pengendalian pelaksanaan kegiatan, coaching, pemeriksaan pemanfaatan dana BLM dan pelaksanaan konstruksi, serta keberlanjutan. Kegiatan kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan pencapaian kualitas dan pemenuhan prinsip-prinsip program. Kegiatan kunjungan lapangan ini terdiri dari (i) Kunjungan lapangan uji petik dan penilaian kinerja keuangan KKM, (ii) Kunjungan lapangan pencapaian target/proses kegiatan dan (iii) Kunjungan lapangan tindak lanjut hasil temuan.

 

Adapun Tujuan Pemantauan ini adalah:

  1. Memastikan bahwa kemajuan pelaksanaan kegiatan Pamsimas tidak menyimpang dari jadwal yang telah ditentukan;
  2. Memastikan proses fasilitasi kegiatan pelaksanaan siklus Pamsimas sesuai acuan yang ada (Pedoman, Petunjuk Teknis, dan POB), sehingga capaian substansi sesuai indikator yang telah ditentukan,
  3. Memastikan setiap kerangka acuan yang disusun untuk dilaksanakan berdasarkan pada koridor yang telah ditentukan.

 

Tabel 1. Daftar Desa HID Kulon Progo 2021

 

 

Gambar 1. Sarpras Reservoir HID Dengan volume 12 m3 di Sukoreno

 

Adapun kegiatan Uji Fungsi HID di Sukoreno ini berlangsung pada hari Rabu, tanggal 01 September 2021 dengan rincian pekerjaan yang terdiri dari:

  1. Sumur Gali Komunal 4 unit (terlindung) di dua lokasi,
  2. Satu Unit Bak Reservoir dengan kapasitas 12 m3;
  3. Satu Unit Bak Pembagi dengan kapasitas 3,1 m3;
  4. Dua Unit Pompa Submersible Franklin kapasitas 3 m3/jam head 60 meter;
  5. Perpipaan dengan Panjang 3198 meter;
  6. Penyambungan listrik PLN dan Panel 2 unit
  7. Penyambungan SR sejumlah 50 unit.

 

Gambar 2. DPMU Pamsimas Kulon Progo berserta DC dan PPK Balai PPW DIY di Balai Kalurahan Sukoreno

 

Dalam acara uji fungsi tersebut hadir dari perwakilan PPK Air Minum BPPW DIY, DPMU PAMSIMAS Kulon Progo dalam hal ini dari Dinas Pekerjaan Umum perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Kulon Progo, Pamong Kalurahan setempat, DC PAMSIMAS Kulon Progo,Tim Fasilitator, KKM dari Kalurahan dan Satlak.

 

Gambar 3. Sarpras Sumur Gali terlindung 4 unit beserta rumah panel pompa dan kelistrikan unit 1

 

Pengecekan lapangan terhadap SPAMS terbangun mulai dari bak bagi, reservoir, perpipaan, pompa, serta sambungan rumah (SR). Pengecekan dan pengamatan di lapangan untuk mencocokkan spesifikasi teknis dan keberfungsian sarana terbangun. Tim juga melakukan diskusi dengan warga penerima manfaat untuk  memastikan sarana menjangkau layanan di daerah/dusun yang tepat.

Gambar 4. Sarpras Sumur Gali terlindung 4 unit beserta rumah panel pompa dan kelistrikan unit 2

 

 

Dari hasil uji fungsi dan pengecekan lapangan  sudah bisa digunakan dengan baik, DPMU memberikan apresiasi kepada Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM), dalam hal ini KKM Banyu Agung Sukoreno dan Satlak yang dapat menyelesaikan , program Pamsimas. Apresiasi juga diberikan kepada pemerintah Kalurahan atas dukungannya kepada KKM dan Satlak.

 

Gambar 5. Penanda tanganan Berita Acara Uji Fungsi oleh Ketua DPMU Program PAMSIMAS Kabupaten Kulon Progo

 

Semua kegiatan dilaksanakan dengan singkat sesuai protokol kesehatan. (CK)