REHABILITASI MASJID AGUNG KULON PROGO TELAH SELESAI

Masjid Agung Kulon Progo yang  beberapa saat lalu jamaahnya sering diributkan dengan masalah kebocoran yang terjadi apabila hujan yang lebat mengguyur, kini bisa bernafas lega. Pasalnya per tanggal 16 Agustus 2021 lalu, Rehabilitasi bangunan ini telah dinyatakan selesai dan sudah melakukan Penyerahan Pertama Pekerjaan atau lebih sering dikenal dengan istilah PHO (Provisial Hand Over).

Pekerjaan rehabilitasi Masjid ini meliputi pembetulan/perbaikan atap, termasuk komponen langit-langitnya serta sound system. Rehabilitasi atap dilakukan tentunya dalam upaya penanganan kebocoran yang kerap kali terjadi ketika hujan, dan perbaikan sound system menyangkut keluhan adanya gema apabila sedang dilakukan khutbah atau pembicaraan melalui pengeras suara. Dengan permaianan leveling dan hidden lamp pada plafon membuat interior masjid menjadi lebih estetik dan nyaman.

Rehabilitasi  Masjid Agung Kulon Progo dilaksanakan oleh PT. Ahza Sedangmulyo Putra selama 150 hari kalender dan diawasi oleh PT. Kala Prana Konsultan. Dalam Pelaksanaannya, Pemangku Anggaran kegiatan adalah Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kulon Progo melibatkan takmir sebagai perwakilan user. Rapat Koordinasi juga dilakukan satu kali setiap 2 minggu untuk mengontrol perkembangan pekerjaan serta sarana diskusi antara tim teknis, kontraktor,pengawas serta perwakilan user dalam hal ini takmir.

Tidak hanya masjid Agung Kulon Progo, sebulan sebelumnya tepatnya 16 Juli 2021 juga telah telaksana Penyerahan Pertama atau PHO dari pekerjaan Lanjutan Pembangunan Gedung Kelurahan Wates. Pekerjaan ini adalah lanjutan dari pembangunan tahun 2019 yang akhirnya sempat tertunda akibat adanya refocusing anggaran dikarenakan pandemi covid-19. Kelurahan Wates secara administrasi merupakan satu-satunya kelurahan di Kabupaten Kulon Progo, dan bangunan Gedung Kelurahan Wates ini diharapkan mampu menjadi ikon baru dari Wates yang merupakan ibukota dari Kabupaten Kulon Progo.

-CK_Sie.Gedung-