Pemeliharaan Alat Berat

PEMELIHARAAN ALAT BERAT

 

        Alat berat adalah mesin berukuran besar yang di rancang untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan, seperti pengerjaan tanah, memindahkan bahan bangunan atau material, pemadatan jalan dan lain lain. Tujuan penggunaan alat berat untuk memudahkan dalam mengerjakan pekerjaan, sehingga tercapai hasil yang optimal dalam waktu yang relatif lebih singkat.

            Agar alat berat memberikan hasil yang optimal diperlukan pemeliharaan rutin. Jika pemeliharaan alat berat tidak dilakukan secara rutin akan mengganggu operasional alat berat itu sendiri dan akan berimbas ke peningkatan Pendapatan Aseli Daerah.

            Tujuan dari pemeliharaan alat berat adalah untuk menjaga kondisi dan kerja alat berat supaya prima sesuai dengan spesifikasi dan kegunaannya, meliputi :

  1. Alat berat dapat bekerja dengan efektif dan efisien;
  2. Mengurangi kerusakan yang lebih besar;
  3. Jika sewaktu waktu digunakan alat berat akan siap di operasikan;
  4. Biaya operasional relatif akan lebih rendah;
  5. Memperpanjang umur mesin;

Bagi seorang teknisi alat berat tentunya sudah paham mengenai pemeliharaan alat berat, dikarenakan sudah merupakan tugas dan tanggungjawab seorang mekanik alat berat. Berikut beberapa cara, langkah dan jenis pemeliharaan alat berat yaitu :

  1. Preventive maintenance yaitu melakukan pengecekan alat berat sebelum dan sesudah dipergunakan
  2. Periodic maintenance yaitu perawatan berkala untuk mencegah timbulnya kerusakan yang dilakukan secara terus menerus dengan interval pelaksanaan yang telah ditentukan
  3. Overhaul maintenance perawatan yang dilakukan dengan interval tertentu sesuai dengan standar overhaul terhadapa masing-masing komponen, merekondisi mesin atau komponen agar kembali ke kondisi sesuai dengan standar pabrik

Dengan demikian pemeliharaan yang baik dan terencana akan meningkatan target PAD yang akan dicapai dan mendukung diperolehnya keuntungan dengan biaya rendah.