Evaluasi DAK Bidang Jalan TA. 2021

Jakarta, Evaluasi DAK Bidang Jalan TA 2021 ini disampaikan pada acara Verifikasi Usulan DAK Bidang Jalan TA 2022 yang diselenggarakan pada tanggal 14 – 15 Juni 2021 di Hotel Ciputra Jakarta.

Ada beberapa hal yang menjadi fokus dalam evaluasi DAK Bidang Jalan TA 2021 antara lain:

Perencanaan:

  1. Banyak daerah tidak menyampaikan data teknis jalan
  2. Masih banyaknya OPD yang belum melakukan survey kondisi jalan dan jembatan sesuai dengan tata cara Bina Marga Kementrian PUPR
  3. Beum adanya alokasi yang khusus disediakan untuk melakukan updating database jalan dan jembatan
  4. Masih banyaknya survey yang dilakukan secara swakelola tetapi kondisinya belum mempunyai SDM yang paham tata cara survey kondisi jalan (diprogramkan di 2 tahun pertama, survey dilakukan secara kontraktual menggunakan konsultan pihak ketiga yang kompeten dengan dilanjut dengan adanya transfer knowledge)
  5. Desain yang belum sesuai standard dan kurang memperhatikan off carriage way dan keselamatan jalan

Pelaksanaan:

  1. Kegagalan penyaluran/transfer DAK (telat tender, desain dan pembebasan lahan dilakukan pada tahun berjalan).
  2. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pekerjaan oleh Pemda belum sesuai dengan Jukops DAK Infrastruktur
  3. Supervisi lemah, pekerjaan lapangan tidak mengikuti kaidah
  4. Masih banyaknya OPD yang belum melakukan pekerjaan konstruksi dan supervisi jalan sesuai dengan tata cara Bina Marga Kementrian PUPR

Pasca Pelaksanaan:

  1. Tidak dilakukannya kegiatan pemeliharaan rutin pada ruas-ruas jalan yang sudah ditangani
  2. Kurangnya Bimbingan dan Pelatihan Teknis terhadap OPD mengenai kegiatan pemeliharaan
  3. Petugas e-Mon DAK sering berganti.
  4. Banyak daerah yang tidak melaporkan kegiatan melalui e-Mon DAK secara reguler
  5. Monev yang dilaksanakan pusat belum optimal
  6. Sistem koordinasi secara berjenjang antara kabupaten, provinsi dan pusat belum maksimal
  7. Belum adanya evaluasi pelaksanaan tahun N -1 dan N-3

Pada tahun 2024 sasaran pemerintah untuk jaringan jalan daerah yang memadai  jalan Provinsi mencapai 75% dan jalan Kabupaten/Kota mencapai 65%, sedangkan pada tahun 2021 ini kondisi kemantapan jalan mencapai 73% untuk jalan Provinsi, 80% untuk jalan Kota, dan 59% untuk jalan Kabupaten. Dengan evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan DAK bidang jalan kedepannya. (BM)