PENGUJIAN EKSTRAKSI

PENGUJIAN EKSTRAKSI

PADA UPT LABORATORIUM KONSTRUKSI dan PERALATAN

DPUPKP, Kabupaten Kulon Progo

 

              Pengujian ekstraksi adalah pemisahan campuran dari dua atau lebih bahan dengan cara menambahkan pelarut yang dapat melarutkan suatu bahan yang ada dalam campuran tersebut. Pengujian ekstraksi dilaksanakan saat penghamparan kemudian diambil sampelnya.Pengujian ekstraksi centrifugal metode yang memisahkan antara agregat dengan aspal dengan mekanisme putaran. Selain itu metode ini kecepatannya dapat diubah-ubah untuk menambah tingkat keefektifan adukan pelarut di dalam alat. Selain itu metode ekstraksi sentrifugal adalah metoda yang paling sering dan cepat proses ekstrasinya dan memiliki tingkat paparan pelarut yang rendah.

Gambar 1. Extractor Test Set

 

             Metode pengujian refluk pada pelaksanaannya memisahkan aspal dengan mineral lainnya dengan cara penguapan menggunakan tabung gelas. Mekanismenya adalah dengan menguapkan pelarut secara sirkulasi untuk melarutkan aspal dalam campuran menjadi cairan, tetapi metode ini membutuhkan waktu yang lama.

           Di UPT Laboratorium Konstruksi dan Peralatan pelaksanaan uji ekstraksi dapat diselesaikan selama 4 (Empat) hari dari penyerahan sampel hingga hasil laporan uji ekstraksi. Adapun tarif retribusi untuk uji ekstraksi sebesar Rp 80.000,- persekali uji. Pada UPT Laboratorium dan Peralatan pelayanan uji laboratorium konstruksi tidak hanya uji ekstraksi saja melainkan terdiri dari beberapa uji seperti uji sandcone, coredrill, uji kuat tekan beton, jobmix formula, abrasi, dll. Selain itu juga UPT Laboratorium Konstruksi dan Peralatan melayani sewa alat berat berupa stoom walls 6-8 ton dan backhoe loader.

            Monggo bagi Bapak/Ibu Rekanan Pekerja Konstruksi, pihak Swasta maupun Instansi Pemerintah dapat langsung datang di UPT Laboratorium Konstruksi dan Peralatan dengan alamat Jln. KH Ahmad Dahlan Km 2,2 Tambak, Triharjo, Wates, Kulon Progo, Telp.(0274)774242