Kalibrasi Alat Uji Laboratorium Konstruksi dan Peralatan

Pelaksanaan Kalibrasi Peralatan Uji Laboratorium Konstruksi

Di UPT Laboratorium Konstruksi dan Peralatan

 

          Kalibrasi adalah kegiatan menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur telusur ke standar Nasional maupun Internasional untuk satuan ukuran dan/atau Internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi. Kalibrasi dilaksanakan mengikuti refensi ISO/IEC Guide 17025:2005, sedangkan hasilnya diterbitkan dalam bentuk sertifikat oleh Komite Akreditas Nasional (KAN)

Di UPT Laboratorium Konstruksi dan Peralatan, alat yang dikalibrasi terdiri atas timbangan digital, timbangan mekanis, kuat tekan beton, alat uji abrasi, hammer test.

Gambar.1. Pelaksanaan Kalibrasi Alat Ukur Kuat Tekan Beton

Di UPT Laboratorium Konstruksi dan Peralatan

 

Kapan waktu yang tepat pelaksanaan kalibrasi peralatan laboratorium konstruksi dilaksanakan?

Dalam penentuan interval atau waktu untuk melakukan kalibrasi harus dilihat dulu dari alat itu sendiri mulai dari umur alat, kinerja alat dan juga pabrik pembuat alat tersebut. Selain itu, jangka waktu, pemakaian hingga cara perawatannya juga menjadi tolak ukur dalam menentukan waktu kalibrasi.

Laboratorium juga tidak bisa memberikan interval atau waktu kalibrasi secara asal. Lab juga harus memeriksa kinerja alat, history dari alat, dan juga catatan teknis mengenai alat tersebut. Setelah itu semua dilakukan, barulah lab boleh memberikan interval untuk kalibrasi.

Penentuan waktu kalibrasi sebenarnya bisa diperkirakan seperti kita mengganti oli kendaraan. Misalkan alat ukur harus dikalibrasi saat mencapai 400 jam penggunaan atau setahun sekali dari masa pemakaian.

Untuk UPT Laboratorium Konstruksi dan Peralatan sendiri interval atau waktu pelaksanaan kalibrasi dilaksanakan setiap akhir tahun sekali.Jadi perlatan uji lab siap digunakan diawal tahun, dimana pada awal tahun pekerjaan fisik konstruksi sudah dimulai.