Sosialisasi pematangan lahan rusus relokasi pembangunan rel kereta api bandara YIA

Sosialisasi Penyiapan Lahan Rumah Khusus Relokasi Rel Kereta Bandara YIA

 

Jumat, 16 oktober 2020 Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemerintah Kabupaten kulon Progo mengadakan sosialisasi pekerjaan pematangan lahan guna persiapan penyediaan rumah khusus relokasi warga terdampak pembangunan rel kereta bandara YIA dengan warga terdampak dan warga sekitar lokasi pembangunan rumah khusus di Balai Desa Kalurahan Hargomulyo. Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh OPD terkait, yaitu Perwakilan dari DPUP-KP Kabupaten Kulon Progo, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Kulon Progo, Kapanewon Kokap, CV Anugerah Karya Group selaku kontraktor pelaksana, PT Tripatra konsultan selaku konsultan perencana, CV Asri Mulia Konsultan selaku konsultan pengawas, Kalurahan Hargomulyo, Dukuh dan warga masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pihak – pihak terkait, terutama kepada warga terdampak dan masyarakat sekitar lokasi pematangan lahan rusus. Secara garis besar Masyarakat mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan dengan ada sebagian warga yang  merelakan tanahnya untuk akses jalan masuk ke lahan rusus.  Warga berharap kegiatan pematangan lahan untuk lokasi rusus ini tidak terlalu mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi pekerjaan karena adanya mobilisasi alat berat dari dan menuju lokasi pekerjaan pematangan lahan.

Pembangunan rumah khusus ini disediakan untuk melaksanakan permukiman kembali atau relokasi warga terdampak pembangunan rel kereta api Bandara YIA. Pembangunan rumah khusus yang  dilaksanakan di atas tanah kasultanan ini terletak di padukuhan tapen kalurahan hargomulyo kapanewon kokap kabupaten kulon progo dengan luas sekitar 6000 m2. Sedangkan, pekerjaan pematangan lahan rusus ini adalah mematangkan lahan berkontur (dengan metode cut & fill)  menjadi sedikitnya sejumlah 30 unit kavling beserta badan jalan, talud dan jembatan menuju tapak agar siap untuk dibangun Rumah Khusus.

Gambar sosialisasi pematangan lahan rusus tapen di balai desa kalurahan Hargomulyo

Sumber : Dokumentasi pribadi

Bahwa dalam upaya memenuhi kebutuhan sarana prasarana utilitas lingkungan perumahan dan permukiman di Kabupaten Kulon Progo yang memadai pada lingkungan perumahan dan permukiman maka pemerintah daerah melaksanakan Program Pengembangan Lingkungan Perumahan dan Permukiman Sehat.  Dalam program tersebut, salah satu kegiatannya adalah Penyediaan Prasarana Sarana Utilitas (PSU) Lingkungan Permukiman. Termasuk dalam kegiatan tersebut adalah melaksanakan Pembangunan PSU Permukiman serta permukiman relokasi akibat pembangunan program nasional yaitu Bandara YIA di Kabupaten Kulon Progo dari dana yang bersumber dari APBD.

Dalam rangka mendukung program prioritas nasional yaitu pembangunan bandara YIA di Kabupaten Kulon Progo, Pemerintah Daerah bertugas untuk berkontribusi dalam melaksanakan penyediaan tanah untuk permukiman kembali warga terdampak pembangunan bandara di Kulon Progo. Pelaksanaan permukiman kembali/ relokasi warga terdampak bandara telah dilaksanakan sejak awal tahun 2017. Sampai dengan saat ini, lokasi permukiman kembali tersebar pada 7 titik. Lima lokasi adalah rumah swadaya sedangkan 2 lokasi merupakan rumah khusus. Selanjutnya dengan adanya program-program nasional prioritas lain (Jalan Tol, Rel Kereta Api, Kawasan Aerotropolis) yang harus dibangun untuk mewujudkan optimalnya operasional Bandara YIA, maka kebutuhan akan lahan untuk permukiman kembali diperkirakan masih bertambah. Oleh karena itu pada tahun 2020 akan dibangun rumah khusus di atas tanah yang kewenangannya oleh pemerintah.

Di Kabupaten Kulon Progo sendiri sudah terdapat dua pembangunan rumah khusus yang progress fisik pembangunannya sudah selesai juga ditempati di kalurahan kedundang dan kaligintung,. Keduapembangunan rumah khusus ini diselenggarakan karena dampak dari program pembangunan pemerintah di Kulon Progo, yaitu pembangunan bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Rumah khusus ini diselenggarakan untuk mengakomodasi masyarakat terdampak pembangunan pemerintah yang belum memiliki hunian sebelumnya. Biasanya mereka tinggal di tanah keluarga atau magersari sehingga mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan hunian.  Rumah khusus ini dapat dihuni hingga anak cucu akan tetapi sifatnya adalah Hak Guna Bangunan (HGB). Rumah khusus ini didirikan di atas tanah Pakualaman (PA Ground). Tipe dari rumah khusus ini adalah tipe 36 dan telah dilengkapi dengan perabot rumah tangga. Teknologi dari rumah khusus ini menggunakan RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat). Meskipun dibangun dalam waktu yang cukup singkat, akan tetapi RISHA memiliki kualitas bahan yang baik (sesuai SNI) dan tahan gempa sehingga sangat layak untuk ditinggali. Selain itu, rumah khusus juga nyaman ditinggali karena telah dilengkapi dengan jaringan infrastruktur yang memadai, seperti jaringan jalan lingkungan dan drainase, jaringan air, persampahan, dan sebagainya.

_Perkim_