KEGIATAN PEMELIHARAAN RUTIN JALAN KABUPATEN

Pemeliharaan Jalan adalah kegiatan penanganan jalan, berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu-lintas sehingga umur rencana yang ditetapkan dapat tercapai.

TUJUAN PEMELIHARAAN JALAN

1. Mempertahankan Kondisi Jalan

Pemeliharaan jalan (rutin dan periodik) diprioritaskan pada jalan kabupaten yang berkondisi baik dan sedang agar dapat memberikan pelayanan jasa transportasi yang optimal.

2. Menurunkan Biaya Transportasi

Kondisi jalan yang tetap terjaga baik dapat memberikan manfaat bagi penurunan biaya transportasi.

3. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Pelayanan prasarana transportasi jalan yang baik (tingkat aksesibilitas yang baik) akan mempengaruhi pengembangan ekonomi daerah melalui aktivitas-aktivitas ekonomi dan dapat meningkatkan iklim investasi.

Pemeliharaan Rutin Jalan adalah kegiatan merawat dan memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi pada ruas-ruas jalan dengan kondisi pelayanan mantap (Permen PU No. 13/PRT /M/2011).

Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, khususnya Bidang Bina Marga  mempunyai tugas menyelenggarakan pemeliharaan rutin jalan beserta bangunan pelengkapnya. Kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan pada prinsipnya dilaksanakan dengan cara:

  1. Menyediakan biaya pemeliharaan rutin jalan seefektif mungkin pada semua ruas  yang ditetapkan, yaitu Kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan. 
  2. Membentuk organisasi pemeliharaan  dan menentukan tanggung jawab yang jelas, agar dapat mengatur dan mengawasi program kerja pemeliharaan rutin setiap tahunnya.
  3. Pemeliharaan rutin dilakukan sepanjang tahun dan sifatnya sebagai proteksi terhadap kerusakan.
  4. Pemeliharaan rutin dilaksanakan di semua wilayah kecamatan/kapanewon yang ada di Kabupaten Kulon Progo.

Jenis  pemeliharaan rutin yang dilaksanakan antara lain :

  • Perawatan Lapis permukaan seperti penambalan lubang/patching, pelaburan aspal, dan lain-lain.
  • Pemeliharaan Bahu jalan, seperti pengisian material bahu jalan yang tergerus dan pemotongan rumput.
  • Drainase jalan, seperti pembersihan saluran, agar tetap berfungsi saat musim hujan.
  • Pemeliharaan bangunan pelengkap jalan, talud, gorong-gorong, jembatan, dll.

Sumber: Bidang Bina Marga