Renovasi Mushala Sabilul Firdaus DPUPKP

Menurut Wikipedia, Mushala (bahasa Arab: ?????‎) adalah ruangan, tempat atau rumah kecil menyerupai masjid yang digunakan sebagai tempat salat dan mengaji bagi umat Islam. Mushala juga sering disebut dengan surau atau langgar di beberapa daerah. Berbeda dengan masjid dari segi fungsi karena tidak bisa dipakai untuk salat berjemaah skala besar seperti halnya untuk salat Jumat, pada umumnya mushala dipakai untuk salat berjamaah dengan skala kecil, kurang lebih 10-15 orang, tergantung muatan kapasitas Mushalla tersebut. Biasanya musala tidak dilengkapi mimbar.

Demikian pula Mushala Sabilul Firdaus yang berada di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulonprogo, dengan luasan kurang lebih 50 meter persegi, dalam kondisi normal dapat menampung jamaah setidaknya hingga 50 orang, atau sekitar 33 orang jamaah putra dan 17 orang jamaah putri. Kapasitas ini dirasa cukup pas mengingat jumlah pegawai DPUPKP yang muslim cukup banyak. Namun karena adanya protokol kesehatan akibat Pandemi Virus Corona/Covid-19 yang hingga kini belum kunjung memunculkan penyelesaian, shaf antar jamaah harus diatur dengan jarak tertentu hingga tampungan mushola turun sekitar 60%. Seiring dengan kebijakan WFH(Work From Home) yang sudah ditiadakan kini kapasitas mushola sudah tidak dapat lagi menampung jamaah ketika jam shalat tiba, meskipun jamaah putri menggunakan serambi mushala.

Hal ini menimbulkan keprihatinan tersendiri, terlebih serambi mushala yang digunakan jamaah putri keadaanya tidak tertutup tembok maupun partisi dan berhadapan langsung dengan meja tamu. Selain debu dan polusi, riuhnya tamu berpotensi mengganggu jamaah. Oleh sebab itu diusulkan untuk merenovasi Mushala Sabilil Firdaus.

Gambar : perspektif depan Rencana Renovasi Mushola Sabilul Firdaus DPUPKP

Setelah dilakukan bebebrapa kali rapat dan diskusi akhirnya diputuskan untuk segera memulai renovasi tersebut pada tanggal 25 Agustus 2020, yang mana lingkup pekerjaannya meliputi :

  • Perluasan serambi ke selatan dan timur
  • Menutup serambi dengan tembok
  • Memasang plafon
  • Membongkar tembok belakang dan menyatukan ruang antara mushala dan serambinya menjadi satu kesatuan
  • Membuat tempat wudhu dan kamar kecil di sisi utara masjid untuk jamaah putri

Diperlukan dana kurang lebih Rp. 68.000.000,00 untuk merealisasikan pembangunan fisik perkerjaan tersebut dengan sumber dana :

  • Mengajukan permohonan (proposal) ke Baznas Kulon Progo
  • Melakukan iuran wajib ke PNS (muslim) DPUPKP, serta
  • Sumber lain-lain

Dengan adanya perbaikan dan perluasan area Mushala Sabilul Firdaus, diharapkan mampu memenuhi kapasitas yang dibutukan serta meningkatkan kenyamanan dalam beribadah.

(Hana-CK)