WASPADA KLUSTER PERKANTORAN ! TERTIBLAH SEJAK DARI RUMAH

Di tengah pandemi kasus COVID-19 yang semakin menunjukkan kenaikan, kantor menjadi salah satu penularan corona dengan tingkat risiko tinggi. Maka dari itu area perkantoran disarankan memiliki sirkulasi udara yang baik. Sebab kualitas udara yang tidak baik disebut menjadi salah satu faktor penularan corona rentan terjadi di kantor.

Jika ternyata ada karyawan yang dinyatakan positif virus COVID-19 kantor disarankan untuk melakukan beberapa langkah penyebaran termasuk menutup kantor selama 2 hari. Berikut tahapannya berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di tempat kerja perkantoran dan industri.

  1. Segera lakukan pembersihan dan disenfeksi pada ruangan area kerja yang terkontaminasi pekerja sakit ODP, PDP, atau konfirmasi positif COVID-19
  2. Tutup ruangan/area kerja yang pernah digunakan oleh pekerja sakit selama minimal 1x24 jam sebelum proses pembersihan dan disenfeksi dilakukan untuk meminimalkan potensi terpajan droplet saluran pernafasan
  3. Pembersihan dilakukan dengan melap semua area kerja pada permukaan-permukaan yang sering disentuh pekerja sakit dengan cairan desinfektan (misalnya meja/area kerja, gagang pintu, pegangan tangga, lift, kran air, dan lain sebagainya)
  4. Melakukan penyemprotan dengan cairan desinfektan pada ruangan yang terkontaminasi pekerja sakit (seperti ruangan kerja, ruang rapat, toilet, ruang ibadah, dan lain sebagainya)
  5. Buka pintu dan jendela kearah ruang terbuka untuk meningkatkan sirkulasi udara di dalam tempat tersebut. Jika memungkinkan tunggu lagi selama 1 jam setelah proses pembersihan desinfeksi dilakukan.

Jangan lupa agar tetap aman dari penularan virus COVID-19 khususnya dikantor, karyawan wajib mematuhi protokol kesehatan sebagai berikut.

Berangkat ke kantor

  1. Pastikan dalam keadaan sehat, jika ada keluhan batuk, pilek, demam agar tetap tinggal dirumah
  2. Menggunakan masker
  3. Usahakan tidak memakai transportasi umum. Jika terpaksa, pastikan melakukan pembayaran secara non-tunai, diusahakan tetap jaga jarak, membawa helm sendiri
  4. Jika membayar secara cash, langsung menggunakan handsanitizer sesudahnya
  5. Tidak menyentuh wajah atau mengucek mata dengan tangan, gunakan tisu bersih jika terpaksa

Saat di kantor

  1. Atur jam masuk kantor menjadi dua bagian (shift). Tujuannya agar kondisi di kantor tidak terlalu ramai
  2. Atur tempat duduk di kantor sehingga bisa menjaga jarak aman 1-2 meter. Bila memungkinkan tambah penyekat diantara meja kerja
  3. Jangan lepas masker di dalam ruangan kantor, usahakan selalu dipakai
  4. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap menyentuh peralatan kantor yang dipakai bersama-sama
  5. Buka jendela atau sediakan exhaust fan untuk menjamin sirkulasi udara yang baik di area kantor
  6. Lakukan desinfeksi rutin pada meja kerja atau permukaan lainnya yang sering disentuh bersamaan
  7. Jangan makan siang bersama-sama dengan rekan kerja. Usahakan bawa bekal sendiri dari rumah dan jangan bergerombol ketika sedang istirahat di kantor.

Sepulang dari kantor

  1. Desinfeksi alas kaki dan barang bawaan sepulang dari kantor
  2. Jangan menyentuh benda di dalam rumah sepulang dari kantor sebelum mencuci tangan dengan air dan sabun
  3. Langsung mandi dan ganti pakaian yang bersih

Dilansir dari laman resmi Kemenkes, secara protokel kesehatan, kantor harus di desinfektan secara berkala. Kemudian dalam kegiatan rapat, seharusnya hanya menghadirkan orang yang akan menjadi pembicara. Waktu kegiatan diupayakan tidak lebih dari satu jam dan tidak menyediakan makanan agar peserta rapat tidak harus membuka masker. Selain itu, ada poin lain yang ditekankan oleh Kemenkes, yakni memaksimalkan penggunaan teknologi untuk mengurangi kontak langsung antar pekerja. Kemenkes juga mengimbau para pekerja menggunakan kendaraan pribadi, diutamakan sepeda dan jalan kaki.

Berikut aturan lengkap sesusi protokol kesehatan yang harus diterapkan perkantoran :

  1. Pembentukan Tim Gugus Tugas COVID-19 di internal perkantoran
  2. Pembatasan jumlah pekerja paling banyak 50 persen
  3. Penyesuaian hari kerja, jam kerja, shift kerja, dan system kerja melalui pengaturan jam kerja dengan jeda minimal tiga jam
  4. Melakukan pengaturan penggunaan fasilitas pekerja
  5. Mewajibkan seluruh pekerja dan tamu atau pengunjung diwajibkan setiap saat menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya
  6. Melakukan desinfeksi di lingkungan kerja secara berkala menggunakan pembersih dan desinfektan yang sesuai serta menjaga kebersihan lingkungan kerja
  7. Melakukan pengukuran suhu tubuh (skrining)
  8. Menyediakan alat sanitasi kebersihan seperti hand sanitizer
  9. Menyediakan sarana dan prasarana untuk cuci tangan atau membersihkan diri dengan sabun dan air mengalir
  10. Tidak melakukan pemutusan hubungan kerja dan tetap meberikan hak-hak yang biasa diterima oleh pekerja
  11. Melakukan Self-Assessment Resiko COVID-19, satu hari sebelum pekerja masuk kantor bagi seluruh pekerja untuk memastikan pekerja dalam kondisi tidak terjangkit COVID-19 serta mewajibkan tamu atau pengunjung untuk mengisi Form Self Assessment
  12. Perusahaan menetapkan jumlah maksimal pekerja yang berada dalam satu ruanga dengan memperlihatkan jarak minimal antar pekerja paling sedikit dalam rentang satu meter (physical distancing)
  13. Memaksimalkan penggunaan teknologi untuk mengurangi kontak langsung antar pekerja
  14. Melakukan pemantauan kesehatan pekerja secara proaktif
  15. Menghimbau pekerja untuk menggunakan kendaraan pribadi, diutamakan sepeda dan jalan kaki
  16. Menyediakan fasilitas pendukung bagi pekerja yang bersepeda ke kantor
  17. Melakukan pembersihan pada kendaraan operasional kantor
  18. Melakukan rekayasa engineering
  19. Menyediakan area atau ruangan tersendiri untuk observasi
  20. Memberikan surat perintah tugas, ID Card, dan seragam kantor apabila ada kepada pekerja yang ditugaskan
  21. Menyampaikan informasi terkini serta kepada seluruh pekerja melalui prasarana dan media yang paling efektif
  22. Memberikan pembinaan bagi pekerja yang tidak melaksanakan protokol pencegahan dan pengendalian COVID-19
  23. Menempel Pakta Integritas di area perusahaan yang mudah dibaca.

(ririn-sda dengan sumber : kemenkes dan kemenkominfo)