TRAFFIC MANAGEMENT TRIAL PAKET PELEBARAN JALAN SENTOLO – NANGGULAN – DEKSO – KLANGON

Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur merupakan kawasan wisata super prioritas di Indonesia. Disisi lain dengan dibangunnya Bandara internasional Yogyakarta (BIY) di Kabupaten Kulon Progo, maka diperlukan konektivitas dari BIY menuju ke KSPN Borobudur sebagai pendukung wisata tersebut. Untuk memperlancar aksesibilitas dari BIY ke KSPN Borobudur, maka kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melaksanakan pekerjaan pelebaran jalan Sentolo – Nanggulan – Dekso – Klangon di Kabupaten Kulon Progo sepanjang 26,5 km dengan dana dari APBN tahun 2020.

Kondisi eksisting jalan yang ada adalah lebar 5 m dan sebagian 7 m. pekerjaan pelebaran yang dilaksanakan sepanjang 15,85 km yang terbagi dalam 22 segmen, sehingga nantinya jalan Sentolo – Nanggulan – Dekso – Klangon sepanjang 26,5 km akan mempunyai lebar perkerasan / aspal 7m. lebar ini memenuhi syarat minimal jalan provinsi yang mempunyai fungsi jalan kolektor. Adapun pekerjaan – pekerjaan yang akan dilakukan antara lain, pelebaran perkerasan jalan dari 5 m menjadi 7 m, saluran drainase, pasangan batu talud, guardrail, dan patok pengarah.

Sesuai dengan ketentuan kontrak, maka sebelum pelaksanaan pekerjaan, dilaksanakan Traffic Management Trial yang bertujuan untuk melakukan rekayasa lalulintas berkaitan dengan pelaksanaan pelebaran jalan Sentolo – Nanggulan – Dekso – Klangon dan meminimalisir dampak kecelakaan lalulintas. Traffic management Trial dilaksanakan pada hari selasa tanggal 21 Juli 2020 di Klangon, Kalibawang, Kulon Progo. Diharapkan masyarakat yang melewati jalan tersebut berhati-hati selama pelaksanaan pekerjaan yang ditargetkan selesai pada bulan Desember 2020.

(Bina Marga)