Sidang Pleno I TKPSDA WS Progo Opak Serang : ALOKASI AIR WADUK SERMO

BBWS Serayu Opak gelar Sidang Pleno I TKPSDA WS Progo Opak Serang (POS) secara daring pada Senin (22/6). Perwakilan Sekretariat TKPSDA WS POS Rr. Vicky Ariyanti, ST, M.Sc menyampaikan terdapat tiga bahasan dalam sidang tersebut, yakni Pengesahan Tata Tertib Penyelenggaraan Sidang, Serah Terima Jabatan Ketua dan Ketua Harian TKPSDA WS POS, serta Alokasi Air Waduk Sermo. “Dalam rangka menghadapi pandemi Covid 19 perlu adanya penyesuaian tata tertib penyelenggaraan sidang (Pleno, Komisi, Pokja) yang mengacu pada Protokol Kesehatan,” ujar Vicky.

Tata Tertib tersebut termuat dalam Surat Keputusan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Progo Opak Serang Nomor: 02/KPTS/TKPSDA/WS.POS/VI/2020 Tentang Tata Tertib Persidangan TKPSDA WS Progo Opak Serang Secara Daring Pada Masa Darurat Penanganan Pandemic Covid-19 Tahun 2020.

Kegiatan dilanjutkan dengan Serah Terima Jabatan Ketua TKPSDA WS POS. TKPSDA WS POS yang pada tahun 2019 diketuai oleh Dr. Prasetyo Aribowo, S.H., M.Soc.SC kini diduduki oleh Drs. Budi Wibowo, S.H., M.M, sementara Ketua Harian TKPSDA WS POS 2019 dijabat oleh Ir. Hananto Hadi Purnomo, M.Sc pada periode 2020 dipegang oleh Ir. SR. Eko Yunianto, Sp.1

Pembahasan terkait Alokasi Air Waduk Sermo, Koordinator Lapangan Sub UPB Sermo Novika Prabowo Andriyanto, A.Md memaparkan manfaat utama Waduk Sermo adalah untuk suplesi sistem irigasi Kalibawang seluas 7.152 Ha, Pemenuhan kebutuhan air baku sebesar 150 lt/dt, serta Pengendalian banjir.

Sebagaimana termuat dalam Rencana Tahunan Operasi Waduk Sermo Tahun 2019/2020:
Waduk Sermo disamping untuk Pengendalian Banjir juga dimanfaatkan untuk keperluan Irigasi dan air minum di Kabupaten Kulon Progo. Air Baku (Air Minum) direncanakan sebesar 150 l/dt, saat ini baru dimanfaatkan sebesar 55 l/dt. Suplesi Sistem Irigasi Kalibawang yang tercover seluas 7.152 Ha. Prioritas diutamakan untuk air minum (PDAM Kulon Progo) sedang suplesi untuk irigasi menyesuaikan. Adanya evaluasi kondisi sedimen dan konservasi waduk dengan komunikasi antara BPDASHL Serayu Opak Progo, TKPSDA WS POS dengan BBWS Serayu Opak.

Sementara itu dari Bidang SDA DPUPKP Kabupaten Kulon Progo yang di ikuti secara daring oleh Joko Setyono Adi, S.ST, MPSDA (Kasie OP) dan Teguh Widoarso menyampaikan informasi bahwa untuk pelaksanaan Masa Tanam II Padi Golongan 2 Tahun 2019-2020 di Wilayah Kamal, Pengasih Timur, Pengasih Barat dan Pekik Jamal, usia tanaman padi saat ini rata-rata adalah 35 hari setelah tanam dan untuk kebutuhan air irigasi diperkirakan masih dibutuhkan sampai dengan awal Agustus 2020. Terkait dengan rencana operasi pemberian air irigasi dari Waduk Sermo, kebutuhan air saat ini untuk sampai dengan tanggal 15 Juli 2020 dari suplesi Kemukus Kanan sebesar 2000 liter/detik dan dari Waduk Sermo sebesar 400 liter/detik, diharapkan nanti setelah tanggal 15 Juli 2020 - awal Agustus dari Waduk Sermo dapat mensuplesi debit kurang lebih sebesar 1500-2000 liter/detik dan dari Kemukus Kanan ditargetkan sebesar 900-1300 liter/detik. Rencana pemberian air irigasi tersebut nantinya akan dievaluasi & dimonitoring setiap 15 hari sekali dibidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kulon Progo dengan menggunakan data-data yang ada, baik yang dikeluarkan oleh pengelola Waduk Sermo maupun data-data yang diperoleh dari lapangan sesuai dengan pembagian air di bangunan bagi Kemukus (baik Kemukus Kanan maupun Kemukus Kiri).

(Andri_SDA)