Penyiapan Rusunawa Giripeni Sebagai Shelter Karantina Penanganan Covid – 19

    Penetapan Status Tanggap Darurat akibat merebaknya virus Corona (Covid-19) mengharuskan semua pihak mengambil langkah dan kebijakan terkait hal tersebut. Tidak terkecuali Pemerintah Kabupaten Kulon progo melalui Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 melakukan berbagai langkah dalam upaya pendendalian tersebut.

     Salah satunya, penyemprotan disinfektan terus dilakukan di berbagai tempat yang sering menjadi tempat berkumpul masyarakat seperti pasar, gedung sekolah dan sarana ibadah. Tidak lupa pula Kantor – kantor dinas pemerintahan kabupaten kulon progo secara rutin selalu dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.

       Kemudian guna mendukung proses tanggap darurat tersebut, Pemerintah kabupaten Kulon Progo telah menetapkan salah satu Rusunawa yang ada di Kabupaten Kulon Progo tepatnya di Rusunawa Giripeni yang terletak di Desa Giripeni, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo dengan hunian sebanyak 98 unit yang belum dihuni ini untuk digunakan sebagai shelter atau ruang isolasi sementara bagi penanganan pasien Covid-19 apabila diperlukan, khususnya bagi ODP yang hendak melakukan karantina mandiri di luar tempat tinggal atau jauh dari keluarganya di rumah.

    Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pemerintah Kabupaten Kulon progo, khususnya bidang perumahan dan permukiman membuat Rencana kerja Anggaran terkait pembuatan shelter tempat karantina bagi penanganan covid – 19. Beberapa hal yang menjadi perhatian khusus yaitu penambahan personil tenaga keamanan 24 jam, perlengkapan keamanan  berupa cctv, petugas kesehatan, APD kebersihan, perlengkapan kebersihan, perbaikan kamar dan penambahan perlengkapan kamar sesuai standart kamar karantina atas rekomendasi dari dinas kesehatan, serta pembuatan dapur umum bagi warga yang tinggal di shelter rusunawa.

        Dari keseluruhan total 98 unit kamar yang ada di 5 lantai bangunan rusunawa giripeni, ruangan isolasi hanya menggunakan unit hunian yang berada di lantai dua sebanyak 24 unit kamar. Pihak pengelola rusunawa pun juga akan membatasi akses keluar masuk ke dalam Rusunawa tersebut sesuai dengan protokol kesehatan.

       Diharapkan berbagai upaya yang ditempuh oleh pemerintah kabupaten kulon progo ini dapat memutus rantai penyebaran virus covid – 19. Selain berbagai upaya dari pemerintah juga diperlukan peran serta kesadaran dari masyarakat untuk ikut andil dalam upaya pencegahan penyebaran covid - 19 sesuai dengan arahan bupati yang tertuang dalam Surat Edaran Bupati Kulon Progo Nomor 440/1276 tentang Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease 2019 ( Covid - 19 ) di Kabupaten Kulon Progo Dalam Status Tanggap Darurat Bencana Covid - 19. Dalam Surat Edaran ini menjelaskan untuk mengurangi atau menunda kegiatan mobilisasi massa, seperti car free day, senam massal, jalan sehat, hiburan, pengajian, outbond dan sejenisnya.