Penyiapan Penghunian Rusus Kaligintung

         Upaya untuk memenuhi pelayanan kepada masyarakat terdampak pembangunan bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo terus dilakukan, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah saling berkolaborasi untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga terdampak bandara. Salah satu di antaranya adalah pemenuhan akan layanan tempat tinggal layak bagi masyarakat kurang mampu (Masyarakat Berpenghasilan Rendah-MBR) yang terdampak dengan adanya bandara pembangunan bandara YIA. Sebelumnya mereka bertempat tinggal di lokasi pembangunan bandara dengan sistem magersari dan menempati lahan Paku Alam (Paku Alam Ground-PAG).

         Masyarakat terdampak bandara akan difasilitasi tempat tinggal layak yang disebut rumah khusus. Rumah khusus (rusus) adalah rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan khusus (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman). Adapun rumah khusus ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo. Penyediaan lahan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah dan penyediaan hunian atau tempat tinggal difasilitasi oleh Pemerintah Pusat. Rumah khusus ini dilengkapi dengan sarana prasarana yang memadai seperti jalan lingkungan, drainase, ruang terbuka hijau, penerangan jalan umum, sarana utilitas dan sanitasi lainnya.

         Hingga tahun 2020 terdapat tiga lokasi rumah khusus di Kabupaten Kulon Progo, yaitu rusus Kedundang (telah dihuni) dan yang saat ini dalam proses penghunian yaitu rusus yang berada di dusun Siwates dan dusun Girigondo Kalurahan Kaligintung Kapanewon Temon. Lahan yang digunakan untuk rusus ini adalah PAG dengan model unit menggunakan sistem RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) yang aman dan tahan gempa. Hunian yang disediakan berjumlah 53 unit, yang terbagi dalam dua blok, yaitu blok A sebanyak 24 unit dan blok B sebanyak 29 unit. Masing-masing hunian memiliki luasan lahan 70-80 m2. Dengan hunian bertype 36, masyarakat masih memiliki lahan yang cukup yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, seperti bertanam sayuran, buah, dan seterusnya. Rusus Kaligintung juga dilengkapi prasarana sarana utilitas (PSU) yang memadai seperti jalan lingkungan dengan lebar 3 m beserta drainase, listrik token 900 V pra bayar, air bersih dari PDAM, serta sarana persampahan. Sampai dengan bulan ini, rusus Kaligintung dalam proses penyiapan penghunian baik masyarakat dan pendukung lainnya agar bisa segera ditempati warga terdampak dalam waktu dekat ini.