Rapat Koordinasi Rencana Tata Tanam 2020/2021

Pada hari Selasa, Rabu dan Kamis, 03, 04 dan 05 Maret 2020 dan 10, 11, dan 12 Maret 2020 selama 6 hari Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) mengadakan Rapat Koordinasi Rencana Tata Tanam 2020/2021 bertempat di Kecamatan Samigaluh, Kecamatan Girimulyo, Kecamatan Pengasih, Kecamatan Nanggulan, Kecamatan Panjatan dan terkahir ada di Kecamatan Sentolo.

Rapat tersebut dihadiri oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman bidang SDA, Dinas Pertanian, BMKG, Perwakilan dari kepolisian dan TNI, serta P3A dan GP3A yang ada di kawasan Samigaluh, Girimulyo dan Pengasih.

Rapat tersebut bertujuan untuk mengisi blanko 01 yang berisi informasi tentang petak sawah yang ada di masing-masing D.I., varietas padi yang akan ditanam, dan luasan daerah irigasi yang nantinya akan dialiri oleh air.

Kehadiran BMKG menjelaskan kepada petani tentang prakiraan cuaca selama periode masa tanam. Pada tahun 2019 terjadinya musim kemarau panjang di sebabkan oleh fenomena iklim yang terjadi di awal Maret sampai April yaitu elnino lemah sehingga mempengaruhi musim kemarau datang lebih awal. Tahun 2020 puncak musim hujan ada di bulan februari dan berakhir di awal mei dasarian I, sampai dengan pertengahan tahun tidak ada fenomena iklim yang akan terjadi, tetapi akan terjadi di akhir musim kemarau tahun 2020. Yang perlu digarisbawahi dalam informasi yang disampaikan oleh BMKG bahwa musim kemarau akan tiba di awal Mei Dasarian I,sehingga perlu disikapi untuk daerah-daerah irigasi yang mendapatkan MT 2 agar lebih bijak untuk memilih jenis atau varietas tanaman. Pilihlah tanaman yang kira-kira tidak membutuhkan banyak air sehingga musim tanam bisa berjalan dengan lancar.

Dinas Pertanian Kulon Progo pada kesempatan kali ini menjelaskan tentang bantuan-bantuan yang akan didapatkan petani seperti bantuan benih jagung, padi dan kedelai. Dinas Pertanian juga menjelaskan tentang hama wereng yang banyak terjadi di berbagai wilayah khusunya wilayah Lendah, adapun anjuran-anjuran dari Dinas Pertanian agar tanaman tidak diserang hama wereng adaah sebagai berikut :

  • Melakukan pengamatan rutin
  • Pengendalian agensi pengganggu dengan pestisida hayati
  • Pengaturan air irigasi
  • Pengurangan penggunaan pupuk urea.

Selain itu pada tahun ini Dinas Pertanian memperkenalkan varietas padi baru bernama InPari Nutrizinc, dimana varietas padi tersebut mengandung lebih banyak kandungan zat zinc (seng) yang akan mencegah stunting pada anak. Tiap-tiap kecamatan akan ditumbuhi padi varietas baru tersebut.

Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman pada kesempatan ini menjelaskan proyek-proyek irigasi yang akan mempengaruhi jalannya aliran air ke petak-petak sawah dan diharapkan para petani siap akan datangnya proyek pekerjaan tersebut. Dinas PUPKP juga engharapkan kedisiplinan para petani pada setiap musim tanam agar musim tanam berjalan dengan lancar dan tidak ada keterlambatan di semua wilayah Kulon Progo, serta luasan yang dilaporkan oleh petani di blanko 01 tersebut seyogyanya sesuai dengan apa yang terjadi dilapangan sehingga air yang dialirkan nantinya tidak kekurangan atau malah berlebih.

–widyaSDA-