DIKLAT PELATIHAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN IRIGASI TINGKAT JURU

Rabu, 23 Oktober 2019 14:51:22 - Oleh : Bidang SDA DPUP-KP

KUNJUNGAN KOMISI IRIGASI JENEPONTO KE DPUPKP KABUPATEN KULON PROGO

Selamat Datang di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman

Tugas, Fungsi dan Uraian Tugas

Profil Pejabat DPUP-KP

Informasi Serta Merta

Pada tanggal 10-17 Oktober 2019 di Balai Pendidikan dan Pelatihan PUPR Wilayah V Yogyakarta diadakan Diklat Pelatihan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Tingkat Juru. Pelatihan ini dibuka oleh Kapusdiklat Sumber Daya Air (SDA) dan Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Herman Suroyo, M.T. Beliau mengatakan dengan operasi dan pemeliharaan (OP) irigasi yang baik akan mencegah kerugian biaya yang jauh lebih besar sebagai akibat rusaknya infrastruktur irigasi. Dengan kata lain kerugian atau pemborosan negara dapat ditekan dengan penyelenggaraan OP yang baik.

Dalam kaitan itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM PUPR) mengadakan pelatihan OP irigasi tingkat juru yang diharapkan dapat mengurangi ketidakmampuan secara teknis dalam melakukan kegiatan OP irigasi. Pelatihan yang diikuti oleh 30 peserta ini bertujuan agar para juru irigasi memiliki kompetensi dalam mengoperasikan dan memelihara kegiatan di sub sektor irigasi dengan metode dewasa/andragogi (adult learning).

Bapak Herman berpendapat, terdapat suatu hubungan atau korelasi yang kuat antara produksi beras, biaya OP infrastruktur irigasi, dan biaya perbaikan atau rehabilitasi irigasi. OP yang baik akan mendukung keberhasilan panen padi dan akan memperpanjang umur manfaat infrastruktur irigasi, sehingga biaya kerugian yang harus dikeluarkan akibat rusaknya infrastruktur irigasi dapat diminimalisir. 

Seperti diketahui, air beserta infrastrukturnya memiliki sifat yang sangat vital yang akan menentukan kualitas dan kelangsungan hidup masyarakat, pemenuhan kebutuhan pangan, keberlangsungan industri, keberlangsungan hidup biota, serta berdampak terhadap perekonomian negara.

Salah satu visi Kementerian PUPR sendiri dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya tanaman padi adalah dengan menargetkan terbangunnya 1 juta hektar jaringan irigasi baru dan rehabilitasi 3 juta hektar jaringan irigasi eksisting. Namun disadari, biaya pemeliharaan irigasi sedikit banyak masih menjadi kendala yang tidak mudah bagi penganggaran di tingkat pemerintah daerah. Untuk itu perlu strategi baru di dalam penyelenggaraan OP irigasi, yakni dengan menerapkan konsep atau model Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Partisipatif (OPIP) yaitu dengan menerapkan pola peran serta masyarakat yang diharapkan dapat lebih efektif dari segi hasil pekerjaan dan penganggarannya. Maka dari itu diperlukan adanya peningkatan kompetensi para juru irigasi, karena mereka merupakan ujung tombak yang memiliki peran besar dalam keberhasilan kegiatan OP. 

Pelatihan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Tingkat Juru ini berjumlah 61 JP mencakup pembelajaran tentang Perubahan Mindset, Pengetahuan Umum Irigasi, Penanggulangan Bencana Alam, Kelembagaan, Perencanaan Operasi Jaringan Irigasi, Pelaksanaan Operasi Jaringan Irigasi, Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Kinerja Jaringan Irigasi, Pengetahuan Dasar AKNOP Jaringan Irigasi, Praktek Lapangan (OJT) dan Seminar. (-Ririn-)

 

 

 

 

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak