PENYUSUNAN DATABASE KEGIATAN SANITASI DI KELURAHAN WATES

Rabu, 7 Agustus 2019 14:02:34 - Oleh : Bidang Cipta Karya

database

Rupiah untuk sampah di Kulon Progo

Pedoman dan Skema Tata Cara Mengurus IMB Kabupaten Kulon Progo tahun 2019

PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA KALINTUNG, TEMON

PENYUSUNAN DATABASE KEGIATAN SANITASI DI KELURAHAN WATES

Ruang Belajar Komunal Ramah Anak Di Rusunawa Tuksono

 

PENYUSUNAN DATABASE KEGIATAN SANITASI DI KELURAHAN WATES

 

Salah satu tupoksi dari Seksi Penyehatan Lingkungan, Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman  Kabupaten Kulon Progo adalah menyusun database sarana dan prasarana penyehatan lingkungan. Database tersebut dapat digunakan untuk menjadi acuan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi, pengawasan pengelolaan serta untuk merencanakan program seksi selanjutnya. Melihat pentingnya ketersediaan database, maka Seksi Penyehatan Lingkungan Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman  Kabupaten Kulon Progo akan melakukan penyusunan database terkait sarana dan prasarana penyehatan lingkungan, yaitu kegiatan di bidang sanitasi.

Pembuatan database ini dimulai dari Kelurahan Wates, Kecamatan Wates yang  sebagai awal kegiatan, yang nantinya diharapkan dapat dijadikan patokan untuk dasar pembuatan database sanitasi di kecamatan lain. Dalam rangka penyusunan database ini, sebagai langkah awal maka Seksi Penyehatan Lingkungan mengadakan rapat koordinasi yang mengundang Kelompok Swadaya Masyarakat yang mengelola sarana sanitasi di Kabupaten Kulon Progo. Selanjutnya, survey lapangan dimulai sebagai langkah menginventarisasi sarana sanitasi yang ada di Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo.

Berdasarkan pengumpulan data pada saat koordinasi, survey lapangan dan wawancara dengan pengelola KSM, maka dapat diperoleh data bahwa di Kelurahan Wates terdapat 12 titik kegiatan sanitasi yang telah dibangun sejak tahun 2007 hingga 2018 yang melibatkan kerjasama antara Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Kelompok Swadaya Masyarakat pengelolanya. Terdapat enam unit IPAL Komunal, satu unit MCK Plus dan 5 unit septictank komunal. Namun demikian, MCK Plus yang ada sudah tidak aktif penggunaannya. Sedangkan untuk septictank komunal terdapat satu unit septictank komunal yang belum aktif.

 

 

Sebagai langkah dalam pemeliharaan dan peningkatan kualitas sanitasi di masyarakat, maka Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kulon Progo memfasilitasi penyediaan kaporit bagi pengelola atau KSM yang membutuhkan. Selain itu, untuk usulan pengembangan dan penambahan sambungan rumah, maka KSM dapat membuat proposal permohonan yang ditujukan kepada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk dapat ditindaklanjuti. (Erlina Dyah P.-Seksi Penyehatan Lingkungan, Bidang Cipta Karya)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak