produksi sampah dunia

Selasa, 18 Juni 2019 14:26:21 - Oleh : kompas.com

TATA CARA PELAPORAN KERUSAKAN DAN USULAN PEKERJAAN MELALUI GOOGLE FORM

Pengujian SandCone

Pentingnya Bangunan Bercirikhas Yogyakarta yang Menampilkan Kearifan Lokal Kabupaten Kulon Progo.

aerotropolis city bagian 2

Aerotropolis city bagian 1

 

Sampah menjadi salah satu permasalahan yang dialami oleh berbagai negara di dunia karena sifatnya yang sulit diurai, namun keberadaannya semakin meningkat setiap tahun. Masing-masing negara memiliki jumlah yang berbeda dengan berbagai latar belakang penduduk dan kondisi negaranya.

Berdasarkan data dari ScienceMag, jumlah produksi sampah plastik global sejak 1950 hingga 2015 cenderung selalu menunjukkan peningkatan. Pada 1950, produksi sampah dunia ada di angka 2 juta ton per tahun. Sementara 65 tahun setelah itu, pada 2015 produksi sampah sudah ada di angka 381 juta ton per tahun. Angka ini meningkat lebih dari 190 kali lipat, dengan rata-rata peningkatan sebesar 5,8 ton per tahun.

Produksi sampah sepanjang 2015 di bidang industrial, dapat diklasifikasi menjadi beberapa jenis. Paling banyak produksi berasal dari sektor plastik kemasan produk yakni sebanyak 146 ton per tahun. Disusul dengan sampah di bidang bangunan dan konstruksi sebanyak 65 juta ton. Jenis sampah lainnya adalah tekstil, produk konsumsi dan institusional, transportasi, elektronik, dan mesin industri.

Negara-negara di kawasan Eropa dan Amerika Utara yang cenderung memiliki total tumpukan sampah tinggi cenderung memiliki risiko rendah mengalami pencemaran, polusi, maupun kerusakan lingkungan karena sampah. Data menunjukkan, negara-negara yang memiliki masalah dalam mengelola sampah-sampahnya berada di kawasan Asia Timur dan tenggara, terutama China. Indonesia pun termasuk salah satu negara yang masih bermasalah dengan pengelolaan sampahnya, dengan menduduki posisi kedua, di bawah China. 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak