Pembangunan Daerah Irigasi Banyu Agung / Tawang

Rabu, 10 Oktober 2018 11:42:14 - Oleh : DINAS PEKERJAAN UMUM, PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN KULON PROGO

SINERGI PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG DENGAN SISTEM JARINGAN JALAN

Uji Sandcone

Taman Ruang Terbuka Hijau Publik Wana Winulang

Mengapa Perlu Bangunan Rumah Sederhana Tahan Gempa

Pembangunan Daerah Irigasi Banyu Agung / Tawang

         Pembangunan Bandara Internasional di Kabupaten Kulon Progo berdampak secara langsung mengurangi lahan pertanian produktif, sedangkan dalam jangka panjang secara tidak langsung akan terjadi alih fungsi lahan di sekitar bandara menjadi permukiman, sentra bisnis maupun sektor usaha UMKM. Berdasarkan hal tersebut, sejak sebelum adanya pembangunan bandara tersebut pemerintah Kabupaten Kulon Progo telah berupaya untuk merencanakan mengganti lahan pertanian terdampak pembangunan tersebut dengan mencetak lahan pertanian baru.

Dari hasil studi dan perencanaan yang telah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Sub Bidang Sumber Daya Air Kabupaten Kulon Progo, bahwa di desa Banyuroto kecamatan Nanggulan dan desa Kaliagung kecamatan Sentolo mempunyai potensi lahan pertanian kurang lebih seluas 400 Ha dan mempunyai potensi untuk mencetak  sawah baru karena terdapat potensi ketersediaan air yang cukup, kesuburan tanah yang baik dan potensi tersebut sesuai dengan Tata ruang yang ada, oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berusaha melakukan kegiatan Pembangunan jaringan irigasi dengan tujuan untuk mengganti lahan pertanian terdampak pembangunan bandara internasional dan optimalisasi penggunaan lahan pertanian padi maupun palawija sebagai upaya untuk melaksanakan ketahanan pangan (Swasembada Pangan), Kemudian dengan fungsi yang optimal diharapkan dapat mendukung upaya-upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan pendapatan petani, membuka kesempatan kerja di sektor pertanian yang dapat mendukung kegiatan pengentasan kemiskinan di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Tahap awal pembangunan Daerah Irigasi Banyu Agung / Tawang ini telah dimulai sejak tahun 2004 sampai dengan 2006 dengan membangun Bendung Tawang dan Saluran Primer sepanjang kurang lebih 2,4 Km dan berhasil mencetak sawah baru seluas 80 Ha. Berkaitan dengan adanya pembangunan Bandara Internasional di Kabupaten Kulon Progo, maka pembangunan dilanjutkan kembali pada tahun 2016 dan direncanakan akan selesai pada tahun 2019. Tahun 2016 telah berhasil mencetak sawah baru seluas 25 Ha sehingga petani sudah dapat panen padi 2 kali yaitu  MT II tahun 2016 dan MT I tahun 2017. Pembangunan tahap dua dilanjutkan pada tahun 2017 dengan outcame cetak sawah baru seluas 90 Ha, respon positif dari warga dan petani penggarap di daerah setempat sangat bagus, sehingga pembangunan dilanjutkan pada tahun 2018 dan diharapkan dapat mencetak sawah baru seluas 60 Ha dan untuk tahun 2019 telah diusulkan untuk melanjutkan kembali pembangunan tahap akhir dengan harapan dapat mencetak sawah baru seluas 145 Ha.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak